Cara Menghitung Usia Kandungan

By | Januari 5, 2017

Cara Menghitung Usia Kandungan Ada Beberapa Metode Atau Cara Yang Di Gunakan Untuk Menghitung Usia Kehamilan, Untuk Mengetahui Usia Kandungan Memang Sangat Penting Bagi Perempuan Yang Hamil kemampuan menghitung usia kandungan juga penting bagi penyedia layanan kesehatan (dokter atau bidan), karena apabila usia kehamilan sudah diketahui maka mereka dapat memilih waktu yang tepat untuk melakukan berbagai tes skrining dan pemeriksaan penting selama kehamilan, seperti pemeriksaan serum darah, penilaian kematangan janin, induksi persalinan untuk kehamilan yang lewat bulan.

Cara Menghitung Usia KandunganDua metode pertama (HPHT dan pemeriksaan klinis) memiliki kesalahan yang cukup besar dalam menghitung usia kehamilan. Oleh karena itu seharusnya hanya digunakan ketika fasilitas ultrasonografi (USG) tidak tersedia atau boleh digunakan hanya sebagai taksiran kasar.

Definisi Usia Kehamilan :
Sebelum membahas lebih lanjut tentang cara menghitung usia kandungan, sebaiknya kita pelajari dulu apa itu Usia Kehamilan. Usia Kehamilan adalah panjang waktu kehamilan yang dihitung setelah hari pertama periode menstruasi terakhir (HPHT) dan biasanya dinyatakan dalam minggu dan hari. Usia kehamilan disebut juga sebagai usia gestasi (gestational age). Usia Gestasi adalah usia janin yang sesungguhnya yang mengacu pada panjang waktu kehamilan yang dihitung dari waktu pembuahan.

Cara Menghitung Usia Kandungan Berdasarkan Riwayat menstruasi (HPHT) :
Usia kehamilan secara tradisional dapat diperkirakan dengan cara mengetahui hari pertama haid terakhir (HPHT). Estimasi ini mengasumsikan bahwa konsepsi terjadi pada hari ke 14 dari siklus menstruasi. Kekurangan pada metode ini adalah bahwa waktu ovulasi sangat bervariasi dalam kaitannya dengan siklus menstruasi, baik dari siklus ke siklus dan dari individu ke individu. Menghitung Usia Kandungan dengan HPHT ini cenderung menghasilkan usia gestasi yang terlalu tinggi (lebih tua). Dengan tingkat kesalahan plus minus 2 minggu.

Cara Menghitung Usia Kandungan dengan HPHT ini yaitu:
HPHT dihitung sebagai hari pertama mulai hamil, sebagai contoh: Jika sekarang tanggal 25 November 2013 dan HPHT tanggal 25 Oktober 2013, maka usia kehamilan saat ini adalah 4 minggu atau 1 bulan. HPHT ini juga dapat digunakan untuk menghitung perkiraan hari persalinan, dikenal dengan rumus Naegele yaitu (untuk yang memiliki siklus menstruasi 28 hari) : Hari Perkiraan Lahir (HPL) = Tanggal hari pertama haid terakhir + 7, bulan – 3, tahun + 1. Jika bulan tidak bisa dikurangi 3 maka bulan ditambah 9 dan tidak ada penambahan tahun. Untuk yang memiliki siklus menstruasi selain 28 hari maka rumus nya menjadi: HPL = HPHT + 9bulan + (lama siklus haid – 21 hari) Dari rumus tersebut dapat disimpulkan bahwa bahwa usia kehamilan normal sampai lahir adalah 280 hari sejak HPHT.

Cara Menghitung Usia Kandungan dengan USG :
Ultrasonografi obstetri atau USG Kehamilan pertama kali digunakan pada awal tahun 1970 an, menyebabkan peningkatan yang nyata dalam evaluasi anatomi janin dan plasenta, serta pertumbuhan janin. Sekarang, USG adalah teknik yang paling akurat untuk memperkirakan atau menghitung usia kehamilan (Gestational Age). Manfaat lain dari ultrasonografi obstetrik meliputi deteksi kehamilan kembar dan kelainan janin, serta identifikasi plasenta previa. Untuk menghitung usia kehamilan dengan USG menggunakan 3 cara yaitu: Mengukur diameter kantong kehamilan (GS=gestational sac) pada ibu hamil muda kira-kira 6-12 minggu kehamilan. Mengukur jarak kepala-bokong janin (GRI=grown rump length) pada usia kehamilan 7-14 minggu dibandingkan dengan standar acuan. Mengukur diameter kepala janin atau Diameter biparietal (BPD=Biparietal Diameter) pada usia kehamilan diatas 12 minggu. Itulah beberapa metode yang digunakan untuk cara menghitung usia kandungan, untuk zaman yang sudah modern ini pemeriksaan USG lah yang paling akurat dan banyak digunakan.

Cukup Sekian Dari Kami Artikel Tentang Cara Menghitung Usia Kandungan Semoga Bermanfaat Bagi Anda Semua…..